Posts

Showing posts with the label Duka Manis

Duka Manis, Menuliskan Kehilangan Agar Dikenang

Image
Duka Manis Tiga paragraf awal di "Pengantar Penyair" dalam buku ini berisi nasehat yang penting bagi semua orang. Bukan hanya penyair. Jika kita, termasuk di dalamnya saya, yang bukan penyair, maka akan saya terjemahkan singkat saja, "jangan pernah bermain-main dengan cinta, jika kau lakukan, celaka sebagai imbalannya". Cinta adalah kesucian. Kebeningan jiwa yang mendasarinya. Rasa kasih yang menggerakkan segenap perilaku. Dan bagi penyair, cinta merupakan bahan baku syair yang tak pernah habis dituliskan. Sejak jaman dulu syair-syair cinta lahir, kini dan di kemudian hari masih akan lahir lagi. Keajaiban isi kepala manusia, berterima kasihlah kepada yang memberi cinta, Yang Maha Cinta. Pernyataan penyair di akhir pengantar buku ini sangat apik, "Penyair dan sajak, seharusnya dipertemukan oleh Cinta". Buku puisi ini berisi 99 puisi. Ingatan saya langsung merujuk ke 99 nama-nama Allah SWT. Dibuka dengan puisi yang memanfaatkan perangkat repetisi di awal bar...